Manfaat Lidah Buaya Buat Kecantikan

Bentuk tumbuhan lidah buaya mungkin memang sederhana dan tak menarik. Tapi jangan salah, si lidah buaya ini ternyata punya manfaat yang banyak sekali, baik untuk kecantikan maupun kesehatan. Ada lebih dari 200 jenis tumbuhan lidah buaya (aloe vera), tapi sebenarnya hanya lima jenis yang dipertimbangkan memiliki manfaat untuk kesehatan atau digunakan untuk produk-produk kecantikan, yakni Aloe Barbadensis Miller, Aloe Perryi Baker, Aloe Ferox, Aloe Arborescens dan Aloe Saponaria.

Semakin tua tumbuhan lidah buaya semakin memberi manfaat untuk nutrisi maupun pengobatan. Gel lidah buaya seringkali digunakan untuk mengobati luka gores, tersayat, gigitan serangga dan ruam. Manfaat lidah buaya untuk kesehatan sebenarnya sudah dikenal sejak dahulu kala. Menurut catatan sejarah mengindikasikan penggunaan lidah buaya untuk bahan pengobatan telah digunakan sejak 1.500 SM. Lidah buaya diduga juga jadi bahan rahasia kecantikan Cloepatra dan disebutkan dalam al kitab beberapa kali.

Manfaat Minum Jus Lidah Buaya

Penyembuhan dan pengobatan luar biasa dari tumbuhan ini juga bermanfaat untuk kecantikan. Dengan meminum dua sampai empat ons, atau bahkan 1/2 cangkir jus lidah buaya setiap hari akan membuat kulit Anda terlihat bersih dan memperbaiki kualitas kulit.

Lidah buaya dapat memperkaya persediaan material pembangun untuk memproduksi dan memperbaiki kesehatan kulit. Secara alami kulit kita memperbaiki diri dalam setiap 21 hingga 28 hari. Nutrisi pembentuk yang dikandung lidah buaya ini dapat digunakan oleh kulit kita untuk melawan efek penuaan.

Lidah Buaya Bermanfaat Untuk Perawatan Jerawat Dan Kulit Berminyak

Sepanjang hari kulit kita diterpa dengan polusi, kotoran dan elemen lain dari lingkungan. Jika Anda bermasalah dengan jerawat atau memiliki kulit berminyak sangat penting untuk membersihkan wajah setelah keluar rumah. Dan lidah buaya bisa jadi pilihan bagus untuk perawatan wajah. Berbagai kandungan mengganggu yang melayang di udara biasanya menempel pada kulit berminyak dan dapat menyebabkan noda yang memperburuk keadaan kulit bermasalah. Ph pada lidah buaya mengembalikan keseimbangan kulit sekaligus membersihkan kulit yang bernoda. Anda bisa membasuh bekas olesan lidah buaya di wajah ini dengan air bersih.

Lidah buaya untuk perawatan kulit berminyak bisa juga dijadikan sebagai masker wajah. Berikut resepnya:

* 1 sendok makan masker lumpur
* 1 sendok makan jus lidah buaya
* 1 sendok makan tepung hazel
*air secukupnya untuk membuat bahan-bahan ini jadi pasta
* tambahkan 1 tetes essential tea tree oil
* 1 tetes essential oil lavender
* 1 tetes essential oil peppermint

Campurkan semua bahan, oleskan dan didiamkan selama 15 menit dan basuh dengan air hangat lalu percikkan air dingin.

Jika Anda ingin cara alami perawatan kulit dengan lidah buaya untuk kulit berminyak atau mengatasi kulit bernoda, campurkan jus lidah biaya dengan air ditambah essential oil yang menenangkan dan gunakan untuk mist sepanjang hari.

Betapa banyaknya manfaat lidah buaya untuk kecantikan dan kesehatan. Tak ada salahnya jika mencoba cara sederhana ini untuk menjaga kecantikan dan kesehatan kita. Selamat Mencoba! (kpl/erl)

Menciptakan Orang Pintar Sejak dalam Kandungan

sumber : http://www.balita-anda.indoglobal.com

Hal yang sangat naif, ketika seorang anak menjadi bodoh, nakal, pemberang, atau bermasalah, lalu orang tua menyalahkan guru, pergaulan di sekolah, dan lingkungan yang tidak beres. Tiga faktor itu hanya berperan dalam proses perkembangan anak, sedangkan bakat anak itu menjadi bodoh, nakal, atau pemberang justru terletak dari bagaimana orang tua memberikan awal kehidupan si anak tersebut.

Bukan hal aneh bahwa seorang anak dapat dididik dan dirangsang kecerdasannya sejak masih dalam kandungan. Malah, sejak masih janin, orang tua dapat melihat perkembangan kecerdasan anaknya. Untuk bisa seperti itu, orang tua harus memperhatikan beberapa aspek, antara lain terpenuhinya kebutuhan biomedis, kasih sayang, dan stimulasi. Hal ini diungkap dokter spesialis anak, dr Sudjatmiko, MD SpA.

Bicara tentang kecerdasan, tentu saja tidak bisa lepas dari masalah kualitas otak, sedangkan kualitas otak itu dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Secara prinsip, menurut Sudjatmiko, perkembangan positif kecerdasan sejak dalam kandungan itu bisa terjadi dengan memperhatikan banyak hal. Pertama, kebutuhan-kebutuhan biologis (fisik) berupa nutrisi bagi ibu hamil harus benar-benar terpenuhi. Seorang ibu hamil, gizinya harus cukup. Artinya, asupan protein, karbohidrat, dan mineralnya terpenuhi dengan baik.

Selain itu, seorang ibu hamil tidak menderita penyakit yang akan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak dalam kandungannya. Kebutuhan nutrisi itu sendiri, sebenarnya bukan hanya ketika ibu mengandung, melainkan ketika ia siap untuk mengandung pun sudah harus memperhatikan gizi, makanan, dan komposisi nutrisinya harus lengkap, sehingga ketika ia hamil, dari segi fisik sudah siap dan proses kehamilan akan berlangsung optimal secara nutrisi.

Tapi, memang di Indonesia atau di negara-negara berkembang pada umumnya–boleh dikatakan sangat jarang ada keluarga yang mempersiapkan kehamilan. Malah, kerap kehamilan dianggap sebagai suatu yang mengejutkan. Berbeda dengan yang terjadi di negara-negara maju. Inilah yang cenderung menjadi penyebab awal mengapa anak-anak yang lahir kemudian tidak berkualitas, karena orang tua seakan tidak siap dalam segala hal untuk memelihara anaknya.

Faktor kedua adalah kebutuhan kasih sayang. Seorang ibu harus menerima kehamilan itu, dalam arti kehamilan yang benar-benar dikehendaki. Tanpa kasih sayang, tumbuh kembangnya bayi tidak akan optimal. “Si ibu hamil harus siap dan dapat menerima risiko dari kehamilannya,” kata mantan Sekretaris Jenderal Ikatan Dokter Anak Indonesia itu. “Risiko itu, misalnya, seorang wanita karier yang hamil, merasa terbebani dan khawatir akan mengganggu pekerjaannya. Ia sebenarnya ingin hamil, tapi juga merasa terganggu dengan kehamilannya itu. Kondisi seperti ini tidak kondusif untuk merangsang perkembangan bayi dalam kandungannya,” tambahnya.

Selain itu, menurut Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini, ada faktor psikologis yang memengaruhi perkembangan kecerdasan bayi, yaitu apakah si ibu hamil menikah secara resmi atau kawin lari. Pernikahannya direstui atau tidak, dan apakah ada komitmen antara istri dan suami. Tanpa komitmen di antara keduanya, kehamilan itu bisa dianggap mengganggu.

Juga harus ada support (dukungan). Tanpa support, walaupun ada komitmen dari suami dan orang tua dapat mengurangi perkembangan dan rangsangan kecerdasan bayi dalam kandungan. “Jadi, variabel kasih sayang tadi adalah komitmen dengan suami, serta support dari orang tua dan keluarga, sehingga seorang ibu dapat menerima kehamilannya dengan hati tenteram,” lanjut Sudjatmiko.

Faktor ketiga adalah adanya perhatian penuh dari si ibu hamil terhadap kandungannya. Ia dapat memberikan rangsangan dan sentuhan secara sengaja kepada bayi dalam kandungannya. Karena secara emosional akan terjadi kontak. Jika ibunya gembira dan senang, dalam darahnya akan melepaskan neo transmitter zat-zat rasa senang, sehingga bayi dalam kandungannya juga akan merasa senang.

Sebaliknya, bila si ibu selalu merasa tertekan, terbebani, gelisah, dan stres, ia akan melepaskan zat-zat dalam darahnya yang mengandung rasa tidak nyaman tersebut, sehingga secara tidak sadar bayi akan terstimuli juga ikut gelisah. “Yang paling baik adalah stimuli berupa suara-suara, elusan, dan nyanyian yang disukai si ibu. Hal ini akan merangsang bayi untuk ikut senang. Berbeda jika si ibu melakukan hal-hal yang tidak disukainya, karena itu sama saja memberikan rangsangan negatif pada bayi,” ujar Sudjatmiko.

Tapi, stimuli itu sendiri lebih efektif bila kehamilan sudah menginjak usia di atas enam bulan. Sebab, pada usia tersebut jaringan struktur otak pada bayi sudah mulai bisa berfungsi.

Untuk mendapatkan kondisi-kondisi itulah, seorang ibu hamil harus tetap menjaga nutrisi yang didapat dari makanan sehari-hari. Bahkan, perlu diimunisasi, misalnya dengan suntik TT. Lakukan juga konsultasi rutin dengan dokter secara berkala. Mula-mula sekali sebulan, dan pada bulan terakhir menjelang kelahiran (partus), diperketat menjadi tiga minggu sekali, lalu dua minggu sekali, dan bahkan mendekati partus menjadi setiap minggu.

Sudjatmiko juga menyarankan untuk tidak meminum obat-obatan yang katanya bisa merangsang perkembangan dan kecerdasan otak bayi. Obat-obatan semacam itu hanya omong kosong. “Pemberian obat semacam itu percuma saja, dan tidak berpengaruh apa-apa,” katanya. “Yang penting, ciptakan saja lingkungan mendidik, yaitu tiga faktor tadi.

Sementara itu, psikolog anak Dra Surastuti Nurdadi juga mengungkapkan pendapat yang sama. Stimulasi positif, menurutnya, memang dapat meningkatkan kecerdasan anak sejak dalam kandungan. Dari stimulasi ini, diharapkan ketika anak tumbuh, bukan hanya menjadi cerdas, melainkan dapat bersosialisasi dengan lingkungannya. “Stimulasi menimbulkan kedekatan antara ibu dan anak.

Bahkan, lanjut Surastuti, bayi masih dalam kandungan bisa distimuli dengan diperdengarkan musik klasik, diajak berbicara, dan diberikan elusan penuh kasih sayang. Orang tua juga harus siap dan berusaha mengajarkan cara anaknya bersosialisasi dengan dunia luar ketika ia masih di dalam rahim.

Tapi, mengapa musik klasik? Pendapat semacam ini memang terus menjadi topik bahasan. Musikus hebat seperti Adhi MS, pimpinan Twilite Orchestra, juga meyakini musik klasik dapat merangsang kecerdasan bayi sejak dalam kandungan. Bahkan, untuk jenis musik yang ‘merangsang bayi’ ini sudah banyak dijual di toko-toko kaset tertentu.

Tapi, untuk lebih tuntasnya kupasan mengenai hal itu, coba kita simak penuturan Surastuti yang juga dosen di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia ini. Musik klasik, katanya, memiliki berbagai macam harmoni yang terdiri dari nada-nada. Nada-nada inilah yang memberikan stimulasi berupa gelombang alfa. Gelombang ini memberikan ketenangan, kenyamanan, dan ketenteraman, sehingga anak dapat lebih berkonsentrasi.

“Menurut beberapa penelitian, musik klasik memang termasuk metode yang tepat. Anak menjadi siap menerima sesuatu yang baru dari lingkungannya,” ujar pengasuh rubrik konsultasi di Klinik Anakku ini. Tapi, jangan coba-coba memperdengarkan musik-musik keras kepada bayi dalam kandungan. Konon, justru menyebabkan timbulnya kebingungan pada si jabang bayi! (*/V-1)

PENDIDIKAN ANAK DALAM SUDUT PANDANG ISLAM

Pendidikan diambil dari kata dasar ‘didik’, yang didalamnya terdapat arti yang luas yaitu; transformasi intelektual, transformasi nilai-nilai moral dan kespiritualitasan. Mendidik tidak sama dengan mengajar. Mendidik lebih luas, terus menerus dan didalamnya juga terdapat proses mengajar. Mengajar hanya sebuah transfer ilmu dan pengetahuan dari seorang pengajar dan yang belajar. Sedangkan mendidik lebih memerlukan keteladanan dari pendidik, contoh nyata, serta pengarahan kepada anak didik yang berlangsung kontinyu dan selamanya. Jadi mendidik lebih berorientasi pada proses, bukan hasil. Pendidik yang utama ialah seorang ibu, lalu ayah, lalu lingkungan keluarga, dan sekolah. Banyak sekali terdapat para pengajar, namun sangat sedikit seorang pendidik.

Tanggung Jawab Pendidikan pada Anak

Pendidikan pada anak merupakan tanggung jawab utama kedua orang tua, baru agen pendidik yang lain. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW,

” Setiap bayi yang lahir memiliki fitrah ( tauhid ), maka orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani atau Majusi” ( HR. Bukhori dan Muslim ).

Kesadaran bahwa tugas utama mencerdaskan seorang anak adalah tugas orang tua diharapkan dapat memberikan pengaruh positif dalam pembentukan tanggung jawab dan pengkondisian lingkungan keluarga untuk mewujudkan anak-anak yang cerdas secara intelektual, mental dan spiritual.

Sejak Kapan Pendidikan Anak Bermula?

Dalam terminologi psikologi perkembangan, pendidikan anak sudah dimulai pada masa anak di dalam kandungan seorang ibu, sejak janin tercipta. Pendidikan anka pada masa kandungan yaitu dengan cara, menstabilkan kondisi emosional ibu, memberikan gizi yang baik, membawa janin bersama dengan ibu ke dalam situasi yang baik, menenangkan dan kondusif, mendapatkan dukungan dan motivasi dari suami, serta mendapatkan jaminan perlindungan yang baik dari keluarga besar dan lingkungan sosialnya. Dalam beberapa penelitian salah satu cara mendidik anak bisa melalui pendengaran musik klasik pada ibu dan janin, hal ini dipercaya bisa menambah kecerdasan pada anak.

Namun lebih dalam dari itu, dalam Islam, pendidkan seorang anak dimulai jauh dari sebelum janin tercipta. Menurut Suharsono, dalam bukunya “Mencerdaskan Anak”, pendidikan anak dalam Islam dimulai dari beberapa tahap, yaitu:

1. Masa Pranikah
Pendidikan anak pada masa ini, disebut sebagai masa persiapan. Seorang calon ayah dan calon ibu diharapkan sudah mempersiapkan seorang anak yang berpotensi dengan cara pembinaan kesadaran untuk membina sebuah keluarga yang sakinah, mawadah warohmah. Cara ini bermula ketika seorang muslim atau muslimah mulai mencari calon pasangan hidupnya dengan bersandar pada 4 kriteria yang diberikan oleh Rasulullah, yaitu:
“Seseorang dipilih karena 4 hal, kecantikannya, keturunannya, kekayaannya dan agamanya, maka pilihlah karena agama, maka akan selamat hidupmu”.
Standar agama, jelas dinomersatukan dalam Islam mendahului standar nafsu manusia, dengan harapan anak yang lahir kemudian akan membawa kepada fitrahnya, yaitu ketauhidan yang murni terhadap Allah. Begitupula proses ketika pembinaan pranikah pada masa pengenalan pasangan (ta’aruf) hendaknya berdasarkan syariah agama.
2. Proses Pernikahan
Pernikahan yang baik, adalah pernikahan yang sesuai standar agama, dimana rukun2 nikahnya tercapai, walimah (resepsi) dilaksanakan dengan sederhana dan khidmat, izin dan doa restu dari sanak saudara dan kerabat, serta legal secara hukum negara. Pernikahan yang ditutupi, tidak syah, dan bahkan hubungan tanpa pernikahan akan membawa efek buruk bagi kedua orang tua nantinya, dan juga calon anaknya. Penelitian membuktikan bahwa anak yang lahir diluar pernikahan yang syah mengalami ketidakstabilan mental dan emosional. Jika hal ini terjadi, maka harapan untuk mewujudkan anak yang cerdas sangat kecil.
3. Proses Pembuahan ( intercouse )
Proses pembuahan antara kedua orang tua sangat dipentingkan dalam Islam. Ada tata cara khusus dan doa2 yang dipanjatkan ketika kedua orang tua saling berhubungan. Hal ini dikarenakan proses pembuahan adalah proses cikal bakal janin yang sesungguhnya. Jika terjadi penyimpangan maka dikhawatirkan anak akan mengalami defisiensi baik secara mental, fisik, psikis dan bahkan mungkin spiritual nantinya.
4. Masa mengandung.
Pada masa ini, seorang ibu secara psikologis sedang dalam kebimbangan, dan kecemasan. Maka lingkungan yang kondusif secara mental dan spiritual amat dibutuhkan. Janin juga memerlukan gizi yang seimbang, untuk itu kesadaran akan nilai kesehatan dan kebersohan pada orang tua menjadi penting. Kehadiran dan dukungan dari calon ayah, serta keluarga bisa membantu ibu dalam menengaknan dirinya. Anak yang baik dalam masa kandungan berpotensi juga menjadi optimal dalam hidupnya kelak.
5. Masa kelahiran dan pengasuhan
Pada masa bayi lahir dalam Islam disunnahkan untuk, diadzankan (atau iqomah) oleh sang ayah. Dalam hadits lain di tahnik (memberikan madu/kurma pada mulut atas bayi), lalu di aqiqah pada usia 7 hari, dicukur lalu bersedekah sesuai berat rambutnya, dan disusui sampai usia maksimal 2 tahun. Adzan dan iqomah dimaksudkan agar anak telah terdidik dari sejak lahir dengan penanaman ketauhidan (potensi spiritual), tahnik dan ASI dimaksudkan agar anak mendapat nutrisi (potensi kesehatan, emosional, dan intelektual), aqiqah, cukur rambut dan sedekah dimaksudkan agar anak terbiasa untuk mensyukuri nikmat dan berbagi (potensi kecerdasan sosial). Sedalam inilah ternyata Islam mendidik seorang manusia agar bermanfaat kelak.
Pola Pendidikan yang Baik Untuk Anak
Pala pendidikan seorang anak seharusnya sesuai dengan tahapan perkembangan dan usia anak tersebut. Secara umum, dunia anak adalah bermain. Maka pendidikan pada usia ini tertumpu pada hal itu. Masa kanak-kanak dibagi menjadi 2 tahap, yaitu masa kanak-kanak awal dan akhir. Pada masa kanak-kanak awal ( 3-6 tahun ), seorang anak berpusat pada eksplorasi benar2 yang kongkrit. Imajinasi sangat tinggi, Masa ini juga biasa disebut sebagai “The Golden Ages”, yaitu masa penyerapan informasi terbesar dalam tahap perkembangan manusia ( + 50% informasi terserap ). Pendidikan yang baik pada masa ini adalah pendidikan yang berpola pada permainan, cerita (pembentukan karakter), dan bernyanyi. Anak dibiarkan mengeksplorasi dunia ide, imajinasi dan pengalaman konkrit melalui contoh2 yang nyata, agar segala potensi kecerdasan bisa optimal. Penanaman nilai2 yang positif juga harus dikembangkan dengan cara yang bijak dan metode keteladanan yang baik.
Sedangkan pendidikan pada masa kanak2 akhir ( 6-12 tahun ), mulai dipusatkan pada penanaman nilai2 dan norma-norma melalui keteladanan dengan contoh langsung yang dimulai dari pendidik terlebih dahulu. Seperti kata seorang pelopor psikologi, Carl Gustav Jung yang mengatakan
If there is anything that we wish to change in the child, we should first examine it and see whether it is not something that could better be changed in ourselves”.
Potensi kecerdasan akna mulai terbentuk, dan seyogyanya orang tua diharapkan mengarahkan potensi tersebut akan minat dan bakat anak lebih optimal. Penaman spiritual juga mulai diarahkan pada masa ini. Seperti Rasulullah sudah menganjurkan anak untuk sholat pada usia 7 tahun, jika tidak maka ada “punishment” berupa pukulan ringan pada anak tersebut.
Pola pendidikan ini juga harus ditunjang dengan kematangan, kebijaksanaan dan konsep pendidikan kedua orang tua bagi anaknya, lingkungan keluarga yang mendukung, lingkungan sekolah serta lingkungan sosial yang baik. Semua elemen ini harus berekrjasama untuk membangun kecerdasan seorang anak, baik secara intektual ( IQ ), emosional ( EQ ) dan spiritual ( SQ ).

Pertimbangan Orang Tua dalam Memilih Sebuah Institusi Pendidikan bagi Seorang Anak

Pada saat ini, banyak sekali sekolah2 yang menawarkan konsepnya untuk perkembangan seorang anak. Bagaimana cara memilih sekolah yang baik, berikut beberapa hal utama yang harus dipertimbangkan dalam memilih sebuah institusi pendidikan bagi seorang anak:
1. Konsep pendidikan itu sendiri. Apakah konsep sekolahnya berpusat pada penilaian agama saja (pesantren), atau intelektualitas saja ( konvensional) atau konsep yang menyeimbangakan semua kecerdasan ( Multiple Intelligences ) seperti sekolah2 terpadu, nonkonvensional dan sekolah plus.
2. Sebuah konsep dalam sekolah, dapat dijabarkan dalam sebuah kurikulum. Maka orang tua juga harus melihat kemana arah kurikulum sekolah anaknya itu akan dibawa? Apakah berorientasi pada proses atau sekedar hasil? Apakah kurikulum yang ditawarkan focus pada satu budang atau banya hal? Hal ini bisa dilihat dari profile lulusan2nya yang telah ada.
3. Fasilitas sekolah yang mendukung dan lingkungan belajar yang kondusif, antara lain bisa dilihat dari penyediaan ruang kelas, ruang2 yang ekstra, perbadingan rasioa antar guru dan murid, media pengajaran, dsb.
4. Lokasi yang strategis, biaya yang sesuai dengan kemampuan orang tua
5. Status sekolah, apakah memilih yang yang negri atau swasta? Terakreditasi atau diakui, atau yang lainnya?
Demikianlah, semoga bermanfaat

PENTINGNYA PENDIDIKAN ANAK SEJAK DALAM KANDUNGAN(Tinjauan Medis)

Oleh Dr. Soffin Arfian, SpOG
UPM. Obstetri & Ginekologi RS.PKU. Muhammadiyah Surakarta

KEHAMILAN
Program prekonsepsi yang komprehensif sangat potensial untuk mempersiapkan seorang wanita yang akan hamil dengan menurunkan faktor-faktor resiko, mempromosi kebiasaan hidup sehat dan ‘ Siap’ untuk kehamilan itu sendiri.

Untuk tujuan agar kehamilan sehat sehingga menghasilkan bayi yang sehat diperlukan emeriksaan Antenatal yang baik dan teratur, Pengaturan pola makan dan Nutrisi yang baik, termasuk suplemen., Persiapan ‘ Psikososial’ dan Lingkungan yang baik, serta Olah Raga/ Latihan yang teratur.

Pada evaluasi pertama Antenatal yang diperlukan adalah mengetahui tentang Status Kesehatan Ibu dan Janin, Usia Kehamilan / Janin, dan Rencana Perawatan Kebidanan Selanjutnya.

PEMERIKSAAN ANTENATAL
Tujuan dari pemeriksaan antenatal yang baik adalah untuk mempersiapkan kehamilan yang baik dan melahirkan bayi sehatdari ibu yang sehat pula. Jadi pemeriksaan kehamilan yang teratur ini merupakan hal yang harus dilakukan untuk memantau kesehatan ibu dan janin yang dikandungnya. Pemeriksaan kehamilan ini harus dilakukan oleh tenaga kesehatan yang profesional seperti bidan, dokter umum, atau Ahli Kebidanan & Penyakit Kandungan.

Pemeriksaan Antenatal ini idealnya dilakukan pada usia kehamilan :

0 – 28 minggu —- Tiap 4 Minggu

28 – 36 minggu —- Tiap 2 minggu

36 – 40 minggu —- Tiap 1 Minggu

NUTRISI
Nutrisi mempengaruhi “ Outcome” dari kehamilan.

BERAT BADAN DAN KENAIKANNYA ( WEIGHT GAIN )
Peningkatan berat badan ibu hamil yang sehat menghasilkan pertumbuhan dan perkembangan janin yang sehat. Peningkatan berat badan yang dianjurkan pada wanita hamil dengan berat prakehamilan yang normal ( Body Mass Index Normal ) adalah 11,5 – 16 Kg. Dan rata-rata kenaikan berat badan perminggu yang baik dari kehamilan 20 minggu sampai kelahiran adalah 400 – 500 gram. ( Hytten, 1991 ).

DIET
Saat ini telah diketahui bahwa nutrisi ibu pada saat hamil sangat mempengaruhi kesehatan janin, dan telah diketahui bahwa suplementasi As. Folat sebelum kehamilan dapat menurunkan angka kejadian “ Neural Tube Defect ( NTD ) “ sampai separuhnya ( Rose & Mennuti, 1994 ). Jadi seorang wanita yang memiliki riwayat kehamilan yang lalu dengan NTD, harus ditambahkan dalam dietnya dengan 4 mg As. Folat paling tidak satu bulan sebelum kehamilan yang irencanakan sampai dengan trimester pertama.
Ibu hamil harus menambah asupan kalori ekstra ± 300 Kkal setiap hari. Kalori ini sangat diperlukan untuk energi dan bila asupan kalori tidak mencukupi, maka protein akan diubah menjadi energi dan hal ini akan mempengaruhi tumbuh kembang janin. Protein sebaiknya terutama diambil dari sumber hewani, seperti : daging, susu, telur, keju, ikan dll.
Kebutuhan terhadap zat besi ( Fe ) adalah sangat mutlak untuk mencegah anemia yang akan mempengaruhi tumbuh kembang janin. Pada tabel-2 ditunjukkan kebutuhan diet yang direkomendasikan oleh NRC.

PSIKOSOSIAL & LINGKUNGAN
Kehamilan adalah kejadian yang sangat diharapkan oleh setiap pasangan suami istri. Dan kadang-kadang setelah hamil ada mitos bahwa temperamen ibu/suami berkaitan dengan kehamilannya dengan menyebutnya “ BAWAAN BAYI “. Sebenarnya pandangan itu tidak seluruhnya benar, hanya saja yang berlaku justru sebaliknya, Temperamen & Perilaku Ibu hamil dan lingkungannya “ Mempengaruhi Bayi “ dalam kandungan. Jadi sebenarnya semenjak dalam kandungan, janin dapat terpengaruh oleh emosional dan lingkungannya.
Dengan selalu menyayangi janin mulai konsepsi sebenarnya mempengaruhi tumbuh kembang janin itu sendiri. Misalnya seorang ibu yang sering stress / marah atau bertengkar / bersuara gaduh akan menyebabkan perubahan hormonal pada dirinya yang akan mempengaruhi janin, mungkin janin akan “merasa tidak nyaman/aman”. Seorang wanita hamil seharusnya Tenang dan selalu “ BERPIKIR DAMAI “, Mendengarkan alunan nada-nada religius, musik yang indah ( Efek Mozart ), Menghindari stres, Bersama-sama suami membelai-belai perut, kalau perlu membuat percakapan-percakapan yang menunjukkan kasih sayang kepada calon bayi, Coba untuk selalu memaafkan, dan lepaskan rasa amarah dan ketidaknyamanan.
Pada akhirnya mungkin perlu disadari bahwa hal terbaik yang dapat dikerjakan adalah menyayangi bayi, ciptakan rasa aman dan yakinlah bahwa cinta orangtua adalah sama pentingnya dengan ASI.

OLAH RAGA
Secara umum wanita hamil tidak perlu membatasi aktifitasnya. Bahkan The American Academy of Pediatrics and The American College of Obstetrics & Gynegology ( 1997 ) menyimpulkan bahwa wanita hamil yang tidak ada komplikasi dapat bekerja sampai saat akan melahirkan, dan sebaiknya diberi waktu 4 – 6 minggu untuk istirahat setelah melahirkan sebelum kembali bekerja. Jogging, jalan kaki, berenang, senam hamil adalah olah raga yang dianjurkan. Senam hamil juga bertujuan untuk mempersiapkan proses persalinan dengan latihan otot dasar panggul.

MEMPERSIAPKAN PENDIDIKAN / KECERDASAN BAYI SEJAK DALAM KANDUNGAN
Otak adalah suatu organ yang komponen lemaknya ± 60%. Pada masa perkembangan janin dalam kandungan, otak mengambil 70% dari total energi ibu ( Lemak, Protein, Karbohidrat ). Selama dalam kandungan sampai dengan bayi lahir untuk perkembangan otak dan saraf dibutuhkan As. Lemak esensial yang spesifik. Omega-3 khususnya DocosaHecsanoic Acid ( DHA ) adalah asam lemak esensial yang berperan vital sebagai transmisi impuls saraf. Dengan kata lain DHA adalah si Pembawa Pesan dari saraf ke seluruh tubuh. Selain untuk perkembangan otak, DHA juga berperan dalam ketajaman penglihatan karena banyak ditemukan di fotoreseptor retina.
Perlu diketahui bahwa perkembangan otak manusia dimulai dalam kandungan dan perkembangannya menjadi lambat setelah usia 3 tahun, jadi DHA penting pada fase ini. Jumlah DHA dalam ASI ditentukan oleh jumlah DHA yang dikonsumsi seorang ibu dimasa menyusui.
Seperti diungkapkan sebelumnya bahwa perkembangan pendidikan / kecerdasan anak sangat ditentukan baik mulai dari pemeriksaan Antenatal, Nutrisi, Psikososial/Lingkungan termasuk kebiasaan hidup sehat dan menghindari Rokok / Alkohol / Narkoba, dan Olah raga. Kesemuanya itu harus menjadi satu kesatuan yang saling melengkapi.

Manfaat Alang-alang untuk kesehatan

Tumbuhan alang – alang yang sering kita lihat itu, sebenarnya mampu menjadi obat bagi berbagai macam penyakit. sebab setelah dilakukan pengujian pada tumbuhan alang – alang banyak ditemukan kandungan kimiawi yang berguna untuk tubuh kita. Kandungan itu antara lain: manitol, glukosa, sakharosa, malic acid, citric acid, coixol, anindom dan masih banyak lagi lainnya. Bagian daun dan akar alang – alang dapat digunakan ketika masih segar ataupun yang telah dikeringkan.

Dari hasil pengujian ternyata tumbuhan yang juga disebut ilalang ini mempunyai efek farmakologis atau dengan kata lain tumbuhan ini mempunyai sifat: anti piretik/menurunkan panas, hemostatik/menghentikan pendarahan, menghilangkan haus, diuretic/peluruh kemih dan masuk kedalam meridian paru-paru, lambung juga usus kecil. Sedangkan jika ingin dijadikan obat untuk berbagai penyakit anda bisa memprosesnya sendiri dengan mudah, seperti contoh dibawah ini:
Alang – Alang untuk obat Radang Ginjal Akut caranya: Ambil dan cuci sampai bersih 60-120 gram akar segar, lalu dipotong-potong seperlunya dan rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa hanya tinggal 1 gelas. Setelah itu diminum untuk 2 sampai 3 secara rutin.
Alang – Alang untuk obat Muntah Darah caranya: 30 – 60 gram akar segar dari alang – alang dicuci bersih, lalu dipotong-potong seperlunya dan rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa hanya tinggal 1 gelas. Dapat diminum setelah dingin.
Alang – Alang untuk obat Kencing Nanah caranya: 300 gram akar segar dari alang – alang dicuci bersih, dipotong-potong seperlunya, lalu direbus dalam 2.000cc air bersih sampai tersisa tinggal 1.200cc, tambahkan gula batu secukupnya. Setelah itu dibagi menjadi 3 kali minum sebagai teh. Selama sepuluh hari.
Alang – Alang untuk obat Mimisan caranya: akar segar dari alang – alang dicuci bersih, lalu ditumbuk dan diperas airnya sampai terkumpul 100cc setelah itu langsung diminum. Atau bisa juga dengan cara: ambil 30 gram akar segar dari alang – alang dicuci bersih, setelah itu direbus dalam 3 gelas air sampai tersisa hanya tinggal 1 gelas dan dapat lansung diminum.
Diatas tersebut adalah beberapa contoh dari penggunaan alang – alang sebagai obat.

Jus dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Oleh Dra Emma S. Wirakusumah, MSc.
SEJAK ribuan tahun lalu manusia telah menggunakan berbagai tumbuh-tumbuhan yang sekarang dikenal sebagai sayuran maupun buah-buahan untuk dimakan dan diolah secara alami tanpa menggunakan campuran apa pun.
Buah dan sayur terasa enak, segar dimakan, selain memiliki kandungan zat gizi yang banyak seperti vitamin dan mineral. Vitamin A berfungsi mempertahankan kesehatan mata, struktur kulit, rambut, dan gigi. Pada pangan nabati vitamin A dapat diperoleh dari sayuran daun berwarna hijau gelap seperti bayam, katuk, dan buah atau sayuran berwarna kuning/oranye seperti wortel, kentang, tomat, labu kuning, pepaya, mangga, dll. Buah dan sayur yang kaya vitamin E mampu mencegah terjadinya penyakit jantung, kanker, stroke, dan infeksi virus. Vitamin E banyak terdapat pada sayuran berdaun hijau (bayam) dan tomat. Vitamin C berfungsi sebagai antioksidan, kesehatan gusi, dan mencegah terjadinya luka memar. Dalam buah-buahan vitamin C banyak terdapat pada jambu biji, jeruk, tomat, mangga dan sirsak.
Dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan banyak buah-buahan dan sayuran selain sarat mengandung vitamin dan mineral juga mengandung zat nongizi yang ternyata manfaatnya besar bagi kesehatan. Zat nongizi yang dimaksud adalah serat, phytokimia, dan lain-lain.
Dari penelitian yang telah dilakukan terungkap bahwa phytokimia dapat menetralkan racun obat dan zat karsinogen dengan jalan menetralkan radikal bebas, menghambat enzim yang mengaktifkan karsinogen sekaligus merangsang enzim yang menetralkan zat karsinogen.
Buah-buah dan sayuran yang mengandung phytokimia di antaranya bayam, kangkung, brokoli, sawi, kacang-kacangan, tomat, pepaya, anggur, jeruk, wortel, dan lain-lain.
Buah-buahan biasanya dikonsumsi segar. Sayuran diolah dengan cara dimasak dengan sedikit air (ditumis) maupun berupa masakan berkuah misalnya sup. Cara lain yang banyak dilakukan akhir-akhir ini yaitu dalam bentuk jus.
Bagi yang sibuk, membeli jus di kedai makanan dan minuman lebih praktis bila dibandingkan dengan membuatnya sendiri di rumah. Namun, bila ditelaah lebih lanjut, membuat jus tidak memerlukan keterampilan khusus karena proses pembuatannya sangat sederhana. Kombinasi berbagai macam buah dan sayur akan menjadikan jus kelihatan menarik. Selain itu, kombinasi tersebut akan menambah khasiat jus itu sendiri. Mengkonsumsi jus lebih menguntungkan dibanding dengan menyantap buah potong. Dengan mengonsumsi jus, asupannya relatif bisa lebih banyak dengan demikian manfaatnya pun lebih besar.

Berikut disampaikan tips untuk menyiapkan jus:
• Untuk jus sebaiknya dipilih buah segar, matang dan belum lama disimpan agar mendapatkan jus yang enak dan bermanfaat bagi tubuh.
• Jus sebaiknya diminum sesegera mungkin setelah jadi, sebelum kandungan vitamin larut airnya rusak oleh oksigen, cahaya ataupun panas.
• Untuk pemanis sebaiknya menggunakan madu atau gula merah.
• Warna buah-buahan untuk jus akan lebih cemerlang dan tidak berubah warnanya bila dicampur dengan sedikit air jeruk lemon atau nipis.

Berikut resep-resep jus buah dan sayur yang baik bagi kesehatan:

Jus Mangga
Khasiat: obat asma, bronkhitis, sesak napas, dan influensa berat
Bahan: 200 g mangga masak pohon
100 g air hangat
? sdm jeruk nipis
2 sdm madu

Cara membuat:
Semua bahan dimasukkan ke dalam blender
Terapi: diminum 2 kali sehari sampai gejala penyakit hilang

Jus Wortel Seledri
Khasiat: menurunkan tekanan darah dan kadar gula darah
Bahan: 300 g wortel
1 genggam daun seledri (± 3 sdm)
2 siung bawang putih
? sdt garam
? sdt merica bubuk
Cara membuat:
Semua bahan dicampur dan dimasukkan ke dalam juicer. Diambil sarinya saja tanpa serat dengan menggunakan juice ekstractlor atau saringan.
Terapi: diminum 1 kali sehari sampai gejala penyakit hilang

Jus Kombinasi Buah
Khasiat: melancarkan pencernaan, sembelit, dan kembung perut
Bahan: 100 g pepaya
100 g apel
100 g nenas
2 sdm jeruk nipis
2 sdm madu
200 cc air es

Cara membuat:
Semua bahan dimasukkan ke dalam juicer
Terapi: diminum sebelum sarapan pagi

Jus Aneka Sayur
Khasiat: menyempurnakan alergi, eksim, sakit punggung, rasa kejang jantung, dan menjaga kesehatan usus.
Bahan: 150 g wortel
100 g bayam
100 g ketimun
50 g seledri
3 sdm madu
1 sdm dari jeruk nipis
100 cc air dingin atau es
Cara membuat:
Semua bahan dimasukkan ke dalam juicer
Terapi: diminum 1 kali sehari sesudah makan.

Penulis adalah Ahli Gizi dan Kuliner

Tanaman kangkung, Manfaat Khasiat dan Kandungan Bagi Kesehatan

sumber : http://warnadunia.com
Tanaman kangkung yang biasanya jadi salah satu resep masakan yang menggiurkan dengan masakan cah kangkung, tanaman kangkung dan tumis kangkung, ternyata memiliki manfaat khasiat dan kandungan yang baik bagi Kesehatan.

Daun dan akar tanaman yang biasa ditemukan di rawa-rawa ini memiliki khasiat ampuh. Ia mampu mengurangi menstruasi, sakit bisul dan wasir. Bahkan bisa juga untuk keramas!

Kangkung termasuk jenis sayur yang sangat populer. Rasanya yang renyah membuat penikmat sayur ini sangat banyak. Dari restoran China, restoran sari laut, hingga warung-warung masakan rumahan sering kali tak pernah absen menyajikan tumis kangkung.

Kangkung (Ipomoea reptans) ini memiliki segudang manfaat. Tak hanya enak dijadikan lauk, kandungan mineral, dan gizinya cukup tinggi. Kangkung juga kaya serat, sehingga baik untuk mengatasi sembelit.

Sayuran memiliki manfaat yang efektif pada tubuh apabila teknik pengolahannya tepat. Untuk kangkung, perlakuannya khusus sebab ia mudah berubah warna dan vitaminnya mudah rusak ketika berada terlalu lama di dalam air ujar Eny Sayuningsih SKM MKes, Kepala Poliklinik Gizi RSU Haji Surabaya.

Kangkung yang juga dikenal water convovulus atau water spinach atau swamp-cabbage, punya khasiat sebagai obat penenang, pendarahan, dan insomnia.

Ada dua varietas kangkung, yakni kangkung darat (Ipomea reptans) yang sering disebut kangkung cina, dan kangkung air (Ipomea aquatica) yang tumbuh secara alami di sawah, rawa, atau parit. Yang lazim diolah dalam masakan umumnya kangkung darat karena citarasanya lebih nikmat dan daunnya lebih lembut kata Eny.

Kangkung darat berbunga putih bersih dengan batang putih kehijauan, sementara daun dan batangnya lebih kecil dibandingkan kangkung air. Kangkung air berbunga putih kemerahan dengan batang berwarna hijau.

Seorang pakar kesehatan dari Filipina, Herminia de Guzman Ladion, memasukkan kangkung dalam kelompok ‘Tanaman Penyembuh Ajaib’. Selain menyembuhkan penyakit seperti sembelit karena kandungan seratnya yang tinggi terutama pada bagian batang, kangkung juga bermanfaat mengatasi masalah seperti sulit tidur, mimisan, dan keracunan makanan.

Pada prinsipnya setiap orang boleh mengonsumsi kangkung namun dalam porsi yang wajar. Untuk setiap kali makan sekitar 100 gram katanya.

Nilai nutrisi setiap 100 gram kangkung yang direbus tanpa garam mengandung air 91,2 gr, energi 28 kkal, protein 1,9 gr, lemak 0,4 gr, karbohidrat 5,63 gr, serat 2 gr, dan ampas 0,87 gr. Kangkung juga kaya vitamin A, B, C, mineral, asam amino, kalsium, fosfor, karoten, dan zat besi.

Karena berbagai kandungan itu kangkung memiliki sifat antiracun, peluruh, perdarahan, diuretik (pelancar kencing), antiradang, dan sedatif (penenang/obat tidur). Sebab itu, tidak heran bila kita mudah mengantuk setelah makan banyak dengan menu kangkung.

Sifat-sifatnya inilah yang membuat kangkung memiliki khasiat antara lain mengurangi haid yang terlalu banyak, mengatasi keracunan makanan, kencing darah, anyang-anyangan (kencing sedikit-sedikit dan rasanya nyeri), menghilangkan ketombe, dan wasir berdarah.

Sebagai obat luar, kangkung bisa digunakan untuk mengobati bisul, kapalan, dan radang kulit bernanah. ame

Obat Warisan

Kandungan kangkung yang bermanfaat membuat tanaman ini berfungsi sebagai obat tradisional. Berikut cara memudah memanfaatkan khasiat kangkung.

1. Ketombe. Ambil daun kangkung secukupnya, rendam dalam air semalaman hingga airnya tampak kebiruan. Air inilah yang digunakan untuk keramas.

2. Mimisan. Ambil seikat kecil daun kangkung segar, cuci bersih, lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan sedikit gula, lalu seduh dengan air panas. Setelah dingin, saring dan minum dua kali sehari.

3. Sakit gigi. Ambil segenggam akar kangkung, lalu tambahkan setengah sendok teh cuka dan rebus dengan segelas air. Setelah dingin, saring dan gunakan airnya untuk berkumur.

4. Sariawan. Cuci daun kangkung secukupnya, lumatkan, dan tambahkan segelas air plus sedikit garam. Peras dan saring, lalu pakailah air perasan untuk berkumur.

5. Pusing-pusing sebelah. Tumbuk segenggam daun kangkung hingga halus. Tambahkan air secukupnya ditambah sedikit garam, lalu disaring. Tambahkan madu. Minum satu kali sehari sekaligus.

6. Ambeien. Ambil 3 genggam akar kangkung, cuci, lalu rebus dengan tiga gelas air hingga tinggal separuhnya. Setelah dingin, saring dan minum dua kali sehari sebanyak tiga perempat gelas.

7. Cacar air. Cuci bersih setengah genggam akar kangkung, rebus dengan dua gelas air hingga menjadi tiga perempat. Setelah dingin, saring lalu minum dua kali sehari sebanyak tiga perempat gelas.

8. Frambusia (patek). Cuci bersih tiga perempat genggam akar kangung, lalu rebus dengan tiga gelas air, biarkan mendidih hingga tinggal tiga perempat bagian. Setelah dingin, saring dan minum 3 kali sehari sebanyak tiga perempat gelas.

9. Bisul. Cuci 20 lembar daun kangkung, lalu giling halus. Beri air garam secukupnya, kompreskan pada bisul, lalu balut. Lakukan dua kali sehari.

10. Sembelit. Cuci bersih setengah genggam daun kangkung segar, lalu kukus. Bisa juga langsung dimakan sebagai lalapan. Lakukan dua kali sehari.

11. Susah tidur. Sediakan satu genggam batang dan daun kangkung, lalu tumis. Makan tumis bersama-sama nasi. Lakukan dua hari sekali.

12. Melancarkan air seni. Siapkan segenggam akar kangkung, cuci bersih, dan rebus dalam dua gelas air hingga tinggal separuhnya. Setelah dingin, saring dan minum sekali dalam sehari.

13. Uraf saraf lemah (neurasthenia). Siapkan sepertiga genggam daun kangkung, seperempat genggam batang kangkung, dan seperempat akar kangkung. Setelah dicuci, tumbuk hingga halus. Tambahkan setengah cangkir air matang dan satu sendok makan madu. Kemudian peras dan saring. Minum tiga kali sehari.

14. Mengurangi haid. Ambil sekira 50 gram daun kangkung segar, beri sedikit air. Lalu, tumbuk dan saring. Tambahkan satu sendok makan madu. Minum sehari sekali dan ulangi selama enam hari berturut-turut sampai sembuh.